Tesis

TATA CARA PENYUSUNAN TESIS

Tesis merupakan suatu karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Keperawatan (PSMIK) Fakultas Keperawatan pada akhir masa studi di Universitas Sumatera Utara sebagai pelengkap persyaratan untuk memperoleh gelar magister keperawatan (S2). PSMIK telah meluluskan mahasiswa > 100 orang dari 4 angkatan mulai tahun 2013 sampai dengan sekarang.

PSMIK memiliki tim penjamin mutu tesis yang bertanggung jawab dalam monitor dan evaluasi mutu tesis mahasiswa berdasarkan pada Standar Prosedur Operasional (SPO) Mutu Tesis PSMIK. Tim penjamin mutu prodi bertugas mulai dari proses pengajuan usul penelitian tesis sampai proses binding tesis.

Sistematika tesis mahasiswa mengikuti tata cara manual of the American Psychological Assosiation (APA) sixth edition.

Sehubungan dengan upaya peningkatan kualitas lulusan PSMIK-FKep USU maka ditetapkan syarat kelulusan harus menerbitkan minimal satu karya ilmiah yang telah terbit atau dinyatakan diterima (accepted) pada jurnal internasional bereputasi atau jurnal nasional terakreditasi minimal B oleh kemenristekdikti.

PERSYARATAN

Mahasiswa diperbolehkan mengajukan usulan tesis dengan ketentuan:

  1. mengumpulkan SKS IPK ≥ 3,00.
  2. menyelesaikan mata kuliah minimal 21 SKS.
  3. menyelesaikan admnistrasi keuangan dan pendidikan.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEMBIMBING

Mahasiswa dibimbing oleh 2 orang yaitu Ketua Pembimbing bertanggung jawab dalam keilmuan dan metodologi. Anggota Pembimbing bertanggung jawab dalam penulisan dan konsep.

PROSES PELAKSANAAN TESIS

No Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Research camp Akhir Semester II
2 Research Day Semester III
3 Ujian proposal Tesis Semester III-IV
4 Ujian Hasil Tesis Semester IV
5 Ujian Komprehensif Tesis Semester IV

PENGGANTIAN KOMISI PEMBIMBING

  1. Bila ketua dan atau anggota pembimbing berhalangan tetap, maka dekan menetapkan penggantinya.
  2. Ketua dan atau anggota pembimbing pengganti wajib memperhatikan dan mengutamakan kelangsungan proposal
  3. Ketua dan pembimbing anggota dapat diganti bila terdapat hamabtan akademik pada hubungan ketua pembimbing dan atau pembimbing anggota dengan mahasiswa yang disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dalam rangka penelitian dan penulisan tesis.

SEMINAR USULAN PENELITIAN DAN PELAKSANAAN TESIS

  1. Usulan penelitian tesis (kolokium) yang telah mendapat persetujuan komisi pembimbing harus dipresentasikan.
  2. Perbaikan dan penyempurnaan usulan penelitian, mahasiswa diwajibkan memperbaiki paling lambat 1 (satu) bulan setelah seminar kepada program studi.
  3. Persyaratan menyampaikan seminar usulan:
  1. Menyelesaikan perkuliahan paling sedikit 21 SKS dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,00 paling rendah.
    1. Memenuhi kewajiban administrasi yang ditentukan.
    2. Menyerahkan naskah usulan penelitian yang telah disetujui oleh komisi pembimbing.
    3. Menghadiri kolokium dan atau seminar hasil penelitian paling sedikit 5 (lima) kali.

SEMINAR HASIL PENELITIAN

  1. Seminar hasil penelitian paling sedikit dihadiri oleh pembimbing utama dan 2 (dua) orang penguji serta paling sedikit dihadiri oleh 5 (lima) orang mahasiswa.
  2. Seminar hasil penelitian jika tidak terpenuhi sesuai ayat (1) maka seminar hasil penelitian dinyatakan batal dan dijadwal ulang.
  3. Mahasiswa yang tidak lulus seminar hasil harus mengulang kembali kegiatan seminar paling lambat 3 (bulan) setelah seminar hasil yang pertama.
  1. Persyaratan menyampaikan seminar usulan:
  1. Memenuhi kewajiban administrasi yang ditentukan
  2. Menyerahkan naskah seminar hasil penelitian yang telah disetujui oleh komisi pembimbing
  3. Menghadiri seminar hasil penelitian paling sedikit 10 (sepuluh) kali

UJIAN TESIS

  1. Ujian tesis dilaksanakan paling lambat pada akhir semester VIII (kedelapan) dan dilaksanakan secara majelis dalam forum tertutup yang dihadiri oleh tim penguji.
  2. Persyaratan untuk ujian tesis adalah:
    1. Menyerapkan artikel yang telah dipublikasi atau bukti artikel yang sudah diterima (accepted) untuk dipublikasi paling sedikit di jurnal ilmiah nasional.
    2. Tesis telah mendapat persetujuan dari komisi pembimbing.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00
  3. Nilai ujian tesis minimal B.

PERBAIKAN UJIAN TESIS

  1. Mahasiswa yang dinyatakan lulus dengan perbaikan diberi kesempatan melakukan perbaikan dan diselesaikan paling lambat 2 (dua) bulan terhitung sejak tanggal lulus ujian tesis.
  2. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus ujian tesis diberi kesempatan mengulang 1 (satu) kali ujian ulangan paling lambat 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal ujian tesis.
  3. Mahasiswa yang belum atau tidak dapat memenuhi ketentuan, maka naskah tesis dinyatakan BATAL.